Wednesday, 4 January 2017

Melihat Kecantikan Jalan Layang Antapani Bandung


Beberapa hari lalu saya melintasi flyover baru di kota Bandung yang lebih di kenal dengan nama flyover Antapani. Seperti yang diungkap Walikota Bandung Ridwan Kamil, jembatan layang Antapani punya penampilan cukup menarik. Seluruh tembok jembatan layang penuh dengan mural karya seniman asal Bandung, John Martono.

Seperti yang saya saksikan, muralnya benar-benar menarik dibuat dengan wrana-warni pecahan keramik yang disusun mozaik. Berbeda dengan kebanyakan jembatan layang yang tampak abu-abu dan kusam. Malah beberapa jadi kumuh karena di kolongnya dipenuhi pemandangan tak jelas.

Pembangunan jembatan layang Antapani dibuat untuk memecah kemacetan di persimpangan sebidang Antapani, tepatnya di Jalan Jakarta. Lima tahun lalu, persimpangan itu sering saya lalui dan tidak seberap macet. Namun dari tahun ke tahun, kemacetannya tidak bisa ditolerir. Jarak yang mestinya bisa ditempuh setengah jam jadi lebih dari satu jam jika melalui persimpangan Antapani tersebut.

Jembatan layang Antapani merupakan proyek percontohan hasil inovasi dari Balai Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Jembatan layang yang menelan anggaran Rp 33,5 miliar itu menggunakan teknologi struktur baja bergelombang dengan kombinasi mortar busa. Teknologi ini memiliki keunggulan, yakni proses konstruksi yang lebih cepat sekitar 50 persen dibandingkan pembangunan dengan struktur beton bertulang.

Lantaran berhiaskan mural cantik, banyak pecinta fotografi yang membidiknya sebagai obyek lensa kamera. salah satunya adalag fotografer Bandung Dudi Sugandi. Beginilah penampakan kecantikannya.







foto-foto: Dudi Sugandi

0 comments:

Post a Comment