Friday, 25 November 2016

Lepas Kangen Kuliner India di Prabhu Curry Bandung


Chicken  Dum Briyani mudah disukai masyarakat Indonesia.

Perjalanan saya ke India dua tahun silam, menyisakan satu kerinduan tersendiri kepada kuliner di sana. Mungkin jika tinggal di Jakarta bukan masalah karena aneka resto India bertebaran di beberapa sudut. Tapi di Bandung? 
Untunglah kini telah dibuka Prabhu Curry House di Jalan Prabu Dimuntur 18. Lokasinya tepat di dekat jalan layang Pasopati tak jauh dari Gasibu. Cuman memang karena berada di jalan satu arah, harus benar-benar tahu letaknya, jangan sampai putar-putar nggak jelas.

Sebenarnya saya agak pikir-pikir juga mengajak keluarga ke resto kuliner India. Lantaran, khawatir isteri dan anak saya tak berselera. Akhirnya, ketika kami duduk, saya membantu isteri memilihkan menu yang aman di lidahnya, yakni Chicken Dum Briyani. Dulu, saya ingat sekali di New Delhi, teman-teman di KBRI biasanya membelikan nasi briyani ayam atau kambing yang dimasak di dalam kendi kecil. Kebanyakan menyukainya karena rasanya aman. 

  
Bentuk nasi briyani yang panjang.

Untuk anak saya, sengaja saya pilihkan roti nan dengan topping  keju, cokelat dan stroberi. Saya sendiri memilih choley bathure yang memang saya kangeni, karena dulu pernah makan kuliner ini saat melancong di Babu Market, New Delhi.

Nan dengan topping modern untuk anak-anak.

Sebagai camilan, kami memesan samosa dan pakoda (baca pakora). Untuk samosa, keluarga kami menyukainya sejak dulu. Sebab di dekat rumah dulu ada orang Pakistan yang menjual. Tapi sekarang entah mengapa ditutup.

Samosa yang begitu khas.

Satu per satu hidangan pun berdatangan. Kami menikmati samosa yang masih hangat dengan cocolan green chutney dan mayones. Sepintas, samosa bagi orang Indonesia seperti kroket. Tapi kulitnya lebih renyah. Berikutnya pakoda yang di Indonesia seperti gorengan bala-bala atau bakwan. Tapi isiannya lebih bervariasi, seperti terong atau bawang bombay.

Kami semua bisa menikmati makanan kecil tersebut. Hanya pakoda yang tersisa karena porsinya banyak. Sehingga, kami memutuskan untuk membawa pulang sebagian.

Ini dia bakwan atau bala-bala goreng khas India. namanya pakoda.

Hidangan utama kami pun kemudian datang. Isteri saya bisa menikmati nasi briyani yang panjang-panjang dengan ayam merah alias chicken tandoori yang lezat. Sementara anak saya juga bisa menikmatai roti nan dengan topping modern.

Sudah kangen choley bathure.

Saya? Oh, jangan ditanya. Roti India yang menggelembung itu saya sobek-sobek untuk membungkus chicken tandoori dan saos curry serta dal. Rasanya langsung memupus kerinduan saya kepada kuliner India. 

Selesai manandaskan makanan, kami juga membawa pulang manisan ladoo yang merupakan favorit anak saya. Dulu ketika saya pulang dari India membawa oleh-oleh ladoo cukup banyak, dan anak saya yang paling rajin menghabiskannya.

Manisan ladoo yang khas banget India.

Oh iya, di Prabhu Curry juga dijual baju-baju India yang menarik. Harganya di bawah sejuta rupiah. Selain itu juga ada aksesoris buat yang ingin tampil ala bintang Bollywood. Prabhu Curry juga menggelar kelas yoga dan acara tarian India sewaktu-waktu.

 Ada yang mencicipi kuliner India? Ajak-ajak saya. Nanti saya bantu memilihkan :)

video

0 comments:

Post a Comment