Monday, 24 October 2016

Lima Alasan Singgah di Rest Area KM 97 Tol Cipularang



Berkendaraan melalui jalan tol yang panjang dan lurus terkadang membosankan dan cepat mengundang kantuk. Salah satu cara mengatasinya adalah singgah ke rest area yang disediakan di beberapa titik jalan tol.

Untuk pengguna jalan tol Cipularang, Jawa Barat, tujuan ke Jakarta bisa menemukan lebih dari lima titik rest area. Tapi dari pengamatan saya, yang paling sering disinggahi dan senantiasa penuh parkirannya adalah Rest Area KM 97. Tentu saja ada beberapa alasan sehingga rest area ini begitu banyak peminatnya. Ssst, bukan karena kisah misteri Cipularang yang sering dikaitkan dengan KM 97. Apa saja alasannya dong?

Sarana Bermain Anak

Selain supir, penumpang juga butuh ruang untuk menghilangkan rasa bosan. Terutama anak-anak. Di tempat peristirahatan pinggir jalan tol sebaiknya menyediakan arena untuk anak-anak meskipun tak selengkap taman bermain.

Di KM 97 terdapat taman dengan sejumlah arca binatang yang biasanya sangat menarik perhatian anak. Bisa buat foto anak-anak dengan latar patung tersebut.Lapangan rumputnya bisa dijadikan tempat anak-anak berlari setelah menekuk kaki dan terdiam lama di dalam mobil. Ada juga jembatan gantung yang cukup menguji adrenalin dengan ujung menara pemantau yang mengarah ke pemadangan di lereng bukit tak jauh dari rest area.

Mungkin jika ditambah ayunan, prosotan dan jungkat-kungkit dengan desain yang modern kondisi bagian taman ini akan jauh lebih emnarik lagi.


Jembatan gantung mini yang menarik perhatian.
  

Arca hewan yang bakal diminati anak-anak.

Bersih dan Nyaman

Dibandingkan beberapa rest area yang pernah saya singgahi, KM97 boleh dibilang yang paling bersih dan nyaman kondisinya. Tiap fasilitas terhubung dengan baik dan terlindungi dari hujan dan panas. Jadi tidak terpencar-pencar dari tempat makan ke toilet atau ke masjid.

Kondisi toilet pun menurut saya relatif bersih karena setiap menit selalu dibersihkan dan dijaga oleh petugas. Ada beberapa pilihan toilet di tempat ini, dan beberapa jenis kloset sesuai kebiasaan pengguna. Tinggal kesadaran pengunjung saja untuk menjaga kebersihan di lingkungan tersebut.

Saran saya mungkin dibuat lebih hijau lagi saja dengan lebih banyak menanam tanaman baik berbunga maupun tidak, baik ditanam di tanah maupun dengan media pot. Tentu selain bersih akan lebih asri karena lebih hijau.

Kondisi ruangan yang selalu tampak bersih setiap waktu karena dijaga dengan baik.

Banyak tempat untuk foto narsis.
Pilihan Bahan Bakar 

Tidak hanya pengemudi dan penumpang yang perlu diisi, kendaraan pun demikian. Di KM 97 seluruh jenis bahan bakar mobil tersedia dan tidak pernah saya melihat dalam keadaan kosong, Pelayanannya pun terbilang ramah.

Sedikit catatan saja, mungin pengaturan alur mobil yang megisi bahan bakar dan area parkir yang lebih simple dan petunjuknya lebih efektif.



Keindahan Masjid Al Miraj

Salah satu fasilitas di KM 97 yang saya sukai adalah keberadaan Masjid Al Miraj yang berada di sayap kanan. Kubah dan minaretnya  membuat masjid tampak cantik. Bagian dalam masjid juga juga terasa nyaman. Beberapa kali saya shalat subuh di sini, terasa sangat khusyu. Apalagi udaranya sangat sejuk di saat subuh.




Kuliner Variatif

Salah satu alasan pengguna tol mampir ke rest area sebenarnya ingin mengisi perut. Biasnaya saya melaukan itu bila dari rumah tak sempat sarapan karena waktu yang terlalu mendesak. Di KM 97 banyak pilihan kuliner dari yang berat sampai yang ringan. dari modern sampai tradisional, dari lokal sampai makanan luar.

Ada beberapa tempat yang biasanya sangat pada yakni Kedai mandiri dan Soto sadang. Kedai Mandiri selalu penuh karena menyediakan makanan swalayan seperti bubur ayam. Sementara Soto Sadang penuh karena pengunjung ingin merasakan kuliner stempat yang khas.




Ini rest area favorit saya. Bagaimana dengan Anda?

0 comments:

Post a Comment