Tuesday, 6 September 2016

Narsis Cantik di Kebun Begonia, Lembang




Lembang, Jawa Barat, memiliki ratusan tempat untuk dikunjungi. Mulai dari yang sudah lama berdiri sampai yang baru. Salah satu yang terbilang baru adalah Kebun Begonia di Jalan Maribaya no. 120A. Lokasinya tak terlalu sulit dicari karena berada di pinggir jalan dari Lembang ke arah Maribaya.



Saat tiba di halaman parkir, ternyata sudah lumayan penuh kendaraan yang nangkring. Untunglah saya masih dapat tempat. Padahal ini masih pagi sekitar pukul sembilan. Tapi memang kalau ingin ke sini sebaiknya pagi, selain karena rebutan tempat parkir, sinar mataharinya juga amsih adem menyentuh kulit. Maklum, obyek wisata ini di ruang terbuka.


Saya membayar karcis masuk dan rada terkejut juga sih begitu dtagih uang Rp50.000 karena saya membawa kamera SLR. Duh, padahal saya ini blogger. Saya pengin nulis tentang Kebun Begonia. Udah mau bayar tiket masuk aja harusnya bersyukur, karena nanti saya tulis gratis di blog saya. 


  



Saya malas ribut sama penjaga tiket juga. Jadi saya titipkan tas kamera di loket. Setelah itu masuk ke dalam Kebun Begonia yang luasnya kira-kira selapangan bola. Dinamakan Kebun Begonia, karena memang didominasi tanaman begonia. Tentu saja tanaman lainnya juga bisa ditemukan, seperti Bunga Celosia, Melampodium, Bunga Impatiens, Bunga Salvia, dan Bunga Geranium. Terlihat aneka warna, tapi kurang tercium wangi bunga-bungaan.





Di dalam kebun banyak sekali disediakan spot untuk foto narsis. Dari pinggi pagar, para pedagang tongsis pun berteriak menawarkan barang dagangannya. Memang kurang lengkap kalau nggak foto-fotoan membawa tongsis ke sini. Apalagi yang pengen selfie tanpa harus meminta temannya memotret.

Karena yang boleh masuk hanya kamera HP, jadi harus pintar-pintar mengambil foto. Resolusi pun diatur agar tidak terlalu kecil. Dan harus perhatikan pula arah datangnya sinar matahrai.


Jika dalam rombongan tersedia pemandu yang akan menjelaskan tentang tanaman. Kalau nggak mau juga nggak apa-apa. Nggak penting-penting amat kalo cuman sekadar mau narsis cantik. Kenapa cantik? Soalnya saat saya datang, mayoritas pengunjung yang terus menerus foto-foto ya kaum hawa. Dari yang usia muda sampai nenek-nenek. Sedangkan para pria, kalau tidak dipaksa isteri atau pasnagan untuk narsis bareng, mereka ya duduk mengaso. Mungkin mereka mikir juga, ya jauh-jauh ke kebun bunga cuman mau foto-fotoan gitu aja.


Buat saya yang pernah melihat taman-taman bunga cantik di Eropa, sebenarnya Kebun Begonia nggak istimewa-istimewa amat. Tapi buat penggila foto narsis, pastilah beda pendapat dengan saya. Isteri dan anak saya pun berpendapat demikian. Cukup cekrak-cekrek beberapa foto.


Saya sendiri cuman bisa bertahan setengah jam di dalam. Selain beberapa spot menarik 'dikuasai'rombongan emak-emak narsis, matahari punmulai meninggi. Saya akhirnya memutuskan untuk ke kedai penjualan tanaman di sisi lain. Akhirnya saya membeli satu pot sedang berisi begonia merah seharga Rp75.000.

Bagi pengunjung yang mau makan dan shalat, di lokasi juga tersedia mushola dan resto dengan menu masakan yang beragam. Tentu saja didominasi masakan sunda. Tapi saya memilih makan di tempat lain.

Oh iya, buat yang mau ke Kebun Begonia, bisa saja dengan kendaraan sendiri. Jalurnya mudah kok. Kalau mau naik kendaraan umum, silakan dari terminal Ledeng bandung naik angkot ke Lembang, kemudian dilanjutkan angkot ke Curug Maribaya.

Dan ... tuh kan kelupaan. Tas kamera saya hampir saja tertinggal. begini nih kalo ada tempat penitipan barang di dekat pintu masuk, tapi pintu keluarnya jauh dari loket.   ^_^

0 comments:

Post a Comment