Tuesday, 6 September 2016

Menginap Tiga Malam di Gumilang Regency Hotel


  

   

Akhir Agustus lalu saya  menginap tiga malam di gumilang Regency Hotel yang terletak di Jl. Setiabudi Bandung. Dari terminal Ledeng tinggal lurus ke arah Lembang. Setelah kantor polisi Cidadap, maka akan menemukan hotel ini di sisi sebelah kiri.

Jangan lupa ambil tiket parkir ya kalau membawa kendaraan sendiri, dan agak ribeut karena pas ditanjakan. Tapi jika beruntung akan ada petugas yang membantu mengambilkan tiket parkir. Oh iya, ada hal agak kaget soal tiket parkir ini. Pagi hari setelah menginap saya keluar dan minta cap dari resepsionis. iasanya kalau sudah begitu saya dapat parkir bebas, tapi pagi itu say tetap kena charge sebesar Rp3.000. Hmm, saya bayar saja sih. Dan hari kedua hingga terakhir saya keluar dari hotel tidak ditagih lagi. Aneh, kan?

Saya kemudian parkir ke bagian belakang hotel karena di depan penuh. Hotel ini sepertinya sangat ramai oleh penyelenggaraan pelatihan. Dari bagian belakang saya ke resepsionis mengambil kunci. Dan ternyata cuman dapat satu kunci magnetik untuk berdua. Lah, kami kan bukan sepasang suami isteri yang ke mana-mana pergi berdua. Kami lagi bikin acara yang tentu kesibukannya berbeda-beda.Setelah didesak, akhirnya saya bisa mendapat dua kunci. Syaratnya, saya harus menyimpan deposit sebesar Rp50.000. Ya, biarlah ketimbang cari-carian nggak jelas demi keluar masuk kamar.

Saya menyeret koper berisi pakaian dan laptop menuju kamar. Nggak kebayang sama sekali saat membuka pintu kamar hotel saya akan berhadapan dengan.... tangga!




Saya pikir tadinya mau langsung ketemu ranjang. Eh malah tangga. Ya sudahlah, mau nggak mau harus menjinjing koper ke atas sambil ngos-ngosan. Barulah kemudian saya bisa melihat kamarnya, Jreng-jreng ...




 

Ruangan kamarnya sih oke-oke saja untuk hotel bintang tiga. Bergaya lama dengan dominasi kayu berwarna cokelat di bagian furniutre. Tersedia lemari, tv, AC, dan fasilitas standar lainnya. Ukuran ranjangnya masih terbilang nyaman. Nggak sekecil ranjang di hotel-hotel minimalis modern yang sempat saya inapi.




Saya kemudian membuak kamar mandi. Closet duduknya jelas bukan jenis yang saya sukai. Entah mengapa saya tidak suka model seperti ini. Sementara showernya ada tube transparan yang buat saya terbilang pas-pasan. Yang agak bingung adalah perlatan heather yang agak membingungkan karena model lama. Jadi saya harus mempelajari benar sebelum saya mandi diguyur air panas membara.


Dari kamar saya bisa melihat pemandangan kolam di bawah. Saat para tamu berenang bisa jadi pemandangan juga. Cuman yang menjengkelkan saat ada tamu berenang dan gejebar-gejebur di pagi buta. Saya sempat mengira ada tamu hotel yang sleep walker lalu terjebur ke kolam.

Sore hari saya sempatkan meninjau fasilitas. Oke, karena saya harus jogging setiap hari saya lihat jogging track d hotel. Wah luamayan lah walaupun tidak luas. Tapi lebih baik ketimbang lari di sisi jalan yang tidak aman.




 

Lalu saya ke ruang ngegym yang mungil. Dan ternyata saya kurang beruntung. Dua treadmill yang berdiri di sana tidak berfungsi sejak dua minggu lalu. Halagh, mengapa nggak segera dibenerin ya?


Yang menarik di hotel ini ada fasilitas taman bermain untuk anak-anak. Mungkin memang hotel ini juga sering dipakai untuk liburan keluarga. Maklum, jaraknya sangat dekat menuju ke ratsuan obyek wisata di Lembang.








Resto di hotel ini juga termasuk menarik sajian maknannya. Tidak terlalu berlimpah tapi menunya lucu-lucu. salah satu favorit saya adalah masakan terong kari, dan beberapa jenis olahan ikan. Sayangnya di sini hanya disediakan roti putih, tak ada roti gandum yang saya perlukan karena saya tidak makan nasi.











atu hal yang seru pada hari Rabu, karena terkait program pemerintah Rebo Nyunda, kita bisa menyaksikan pertunjukan kecapi suling yang merdu. Tadinya saya mendengar dari kamar seperti bunyi musik rekaman, ternyata pertunjukan live.



Secara keseluruhan saya merasa nyaman dengan suasana hotel satu ini. Tidur pun bisa nyenyak di malam hari. Udaranya juga sejuk, dan jika membawa keluarga juga cukup aman.











Semoga bisa mampir lagi ke hotel ini.

1 comment:

  1. waduh eta bawa koper menaiki tangga :D *setelahnya masuk kamar JRENG enakkeun :)

    ReplyDelete