Monday, 25 July 2016

Uniknya Taman Balkot, Taman Paling Tua di Bandung




Pagi itu saya memasuki area perkantoran  Ridwan Kamil. Bukan untuk menemui sang Walikota karena sedang akhr pekan tentunya libur. Saya bermaksud jogging di taman di lingkungan kantor sang Walikota yang biasa disebut Taman Balai Kota atau orang Bandung biasa menyingkatnya Taman Balkot.

Suasana sejuk karena pepohonan rindang menaungi taman. Tampak beberapa pekerja bangunan sedang membenahi area taman di bagian tengah. Saya pun berlari menapaki area jogging yang sudah diramaikan warga Bandung lainnya.

  
 


Taman  Balai Kota  yang saya tahu merupakan taman paling tua di Kota Bandung. Dibangun pada1885 dengan nama Pieter Sijthoffpark atau Pieterspark. Namun nama terlalu sulit untuk disebut orang Bandung yang akhirnya lebih senang menyebutnya Kebon (Kebun) Raja karena di sebelah timur taman  ada sekolah bernama Kweekschool voor Inlandsche Onder Wijzern. Sekolah ini sering disebut Sakola Raja.

Nama  Sijthoffpark diambil dari nama Asisten Residen Priangan, Pieter Sijthoff, yang berjasa terhadap penghijauan kota Bandung. Taman yang memiliki luas 14.720 meter persegi ini dibangun R. Teuscher, pakar tanaman  yang  tingal di pojok Tamblongweg (Jalan Tamblong).

Pada 1950 taman ini menjadi Taman Merdeka sesuai nama jalan di sisi timur yakni Jalan Merdeka.. Sekitar  1980-an, Taman Sijthoffpark dikenal dengan sebutan Taman Badak Putih karena berdirinya patung badak putih di kolam yang dibangun di taman itu. Kemudian pada 1996 berubah lagi  menjadi Taman Dewi Sartika, karena di sana dibangun patung sedada Dewi Sartika. Sekarang taman ini menjadi Taman Balai Kota. Alasannya sudah jelas karena letaknya di Kompleks Balai Kota. Tepatnya di antara Jalan Wastukencana, dan Jalan Merdeka.

  










Taman ini merupakan salah satu taman yang direvitalisasi  Ridwan Kamil yang terpilih menjadi Wali Kota Bandung pada 2013. Di taman ini tidak ada yang berubah. Di tengah-tengahnya masih tetap ada gazebo yang tertutup teralis. Kemudian ada patung sedada Dewi Sartika. Di sana juga masih berdiri Patung Badak Putih. Kemudian ada dua patung burung merpati yang menghadap ke Balai Kota tempat wali kota berkantor.

Patung Dewi Sartika yang berdiri menghadap ke Jalan Perintis Kemerdekaan berdasarkan prasasti yang menempel di sana diresmikan oleh Wali Kota Bandung saat itu  Wahyu Hamijaya pada 4 Desember 1996. Bagian pojok  tengara taman ini sekarang lebih dikenal dengan nama Taman dewi Sartika.

Patung badak putih usianya lebih tua daripada patung Dewi Sartika. Patung ini diresmikan pada 10 November 1981 oleh  Wali Kota Bandung saat itu  Husen Wangsaatmadja, dan oleh Ketua DPRD DT II Kodya Bandung Drs. Abdul Rochym.




Saya mengitari taman. tidak hanya orang dewasa saja yang menikmati taman yang bisa dinikmati dengan gratis, termasuk bebas parkir. Banyak anak-anak juga bisa berekreasi di Taman balkot. Apalagi ada fasilitas ayunan dan jungkit, lalu ada sarana fitnes, dan juga air kran yang bisa diminum langsung. Beberapa komunitas melakukan kegiatan, seperti senam pernafasan maupun yoga. Mau gabung? Tinggal bicara saja dengan mereka.




0 comments:

Post a Comment