Wednesday, 30 March 2016

Penjual Cwie Mie Ganteng Ini Sukses Dongkrak Omset





Kedai Cwie Mie 78 di Jalan Lombok, Bandung.  tampak ramai ketika disambangi menjelang siang kemarin. Kebanyakan pembelinya adalah rombongan ibu-ibu yang mengisi perut sambil menunggu anaknya pulang sekolah.

"Ssst, ganteng ya. Mau nggak ya diajak selfie," bisik seorang ibu muda kepada rekannya sambil menunggu pesanan datang.

Ibu itu kemudian mengajak penjual cwie mie yang berparas tampan untuk diajak selfie. Dengan ramah, penjual cwie mie bernama Panji Akbar Nugraha memenuhi keinginan si Ibu. Tidak hanya sekali dia harus meladeni ibu-ibu yang ingin selfie bareng atau memotretnya. Bahkan ada seorang ibu yang mengaku sedang ngidam ingin meotretnya.



Panji memang sedang hits di Bandung. bahkan dia sudah beberapa kali masuk stasiun televisi nasional karena ketampanannya. Siapa yang menduga jika pria tampan ini mau berkeringat jualan cwie mie bersama tiga asistennya.

Pria berusia 28 tahun ini sebelumnya montir di sebuah perusahaan otomotif. Baru sekitar delapan bulan dia beralih profesi dan ternyata langsung hits karena media sosial. Kuliner cwie mie sendiri sebenarnya kurang populer di Bandung, dibandingkan cuankie, batagor ataupun yamin. Namun sejak kehadiran gerobak Panji ini, orang Bandung jadi menyukai cwie mie.





Harga seporsi cwie mie sendiri bervariasi antara Rp10.000-Rp20.000. Tergantung pilihan pembeli. Ada yang original, biasa, spesial, istimewa sampai komplet. Bagi penyuka mie atau bihun, tidak sulit menyukai cwie mie. Apalagi bisa ditambah suwiran ayam, ceker ayam, pangsit dan sebagainya.

Menurut saya, karena popularitasnya cwie mie ini jadi laris manis. Dalam setengah jam saja saya bisa melihat sekitar 20 porsi yang dibuat, baik makan di tempat ataupun dibungkus. Padahal bukan di jam makan siang. Jika dirata-rata membeli seporsi Rp15.000 saja dalam sejam minimal sudah bisa meraup Rp600.000. Hitung saja jika jualan sampai delapan jam sehari.






0 comments:

Post a Comment