Friday, 25 December 2015

Pengalaman Menginap di Galeri Ciumbuleuit Hotel Bandung




Beberapa waktu lalu saya menggelar acara nasional di Jakarta bernama Akademi Remaja Kreatif 2015. Salah satu tahap yang kami lakukan adalah proses penjurian naskah. Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan selaku salah satu penyelenggaran mengajak kami untuk melakukan penjurian di Galeri Ciumbuleuit Hotel, Bandung.

Saya antusias mendatangi tempat tersebut lantaran belum pernah masuk ke dalamnya. Kalau melihat bangunannya lumayan seringarena dari Jalan Cihampelas tampak tinggi menjulang. Jujur saja, awalnya saya khawatir akan macet ketika menuju ke sana karena harus tiba pagi pukul 09.00, ternyata tidak. Karena dari pertigaan Ciumbuleuit (Tagog) tak begitu jauh letaknya. Hanya kurang dari seratus meter saya tinggal membelokkan mobil ke sisi kanan dan masuk ke pintu gerbang.




Kekhawatiran lainnya adalah parkir mobil, lantaran saya tahu persis Galeri Ciumbuluit ini bersatu pula dengan apartmen, ditambah hotel pun kabarnya sedang penuh diisi berbagai acara meeting banyak instansi. Sedikit belok-nelok di area parkir, akhirnya saya dapat tempat juga. Saya pun tak lupa memotret lokasi parkir karena bentuk area parkir yang mirip di tiap level.

Saya menemui teman-teman panitia yang sudah tiba sebelumnya, lalu menuju ruang meeting untuk proses penjurian. Saya belum ingin langsung check-in.Sepanjang rapat di ruangan yang tak jauh dari lobi hotel, sempat pula menicicpi berbagai penganan coffee break yang lezat dan cuku mengganjal perut.

Siangnya saya baru mendapatkan kunci kamar hotel. D lobi dengan mudah saya pun mengurus tiket free parkir. Tidak ada kesulitan sama sekali.





Kamar hotel yang saya tempati memiliki dua bed dan menghadap ke depan hotel. Jadi, pemandangan cukup luas dan menarik. Beberapa teman ada yang bilang kamarnya menghadap ke perkampungan, juga pemakaman. Wow banget.

Secara keseluruhan interior kamar hotel sangat standar. Tidak ada yang istimewa, tapi cukup nyaman. Hanya sedikit gangguan untuk AC yang sulit disetel. Mungkin karena batere remote yang harus diganti. Sementara TV LCD memiliki beberapa saluran TV kabel yang cukup menghibur saat berada di kamar. Kondisi kamar mandi pun meskipun kecil, tetap bersih dan nyaman.Semua fitur di dalam kamar mandi bekerja dengan baik. 

Selama tiga hari dua malam di Galeri Ciumbuleuit, saya juga mencicipi hidangan makan pagi dan malam yang bervariasi. Meskipun sederhana tapi kelezatannya tetap dijaga. Saya paling suka dengan asinan buah-buahan yang dihidangkan. Cuman di hari terakhir saja saya makan di luar karena mulai bosan makan di ruangan yang itu-itu saja. Bukan bosan makanannya, tapi tempatnya.


Pelayanan di hotel ini, dari meeting room, kamar hingga restoran juga saya puji. Hampir setiap staf yang ditanya memberi jawaban yang memuaskan.

Buat yang ingin liburan di Bandung, hotel satu nibisa jadi altenatif. Salah satu alasan kuat menurut saya adalah letaknya yang strategis untuk mencapai ke berbagai arah, terutama kawasan utara Bandung. KAlau ada kesempatan, saya ingin mengunjungi kembali hotel ini bersama keluarga untuk liburan, biar bisa menikmati kolam renang dan fasilitas lainnya yang belum saya cicipi karena jadwal acara yang padat.




2 comments: